Memahami Jam Tubuh Saat Berolaraga

*Berolahraga* paling baik pagi hari karena udara masih bersih dan

menambah semangat untuk beraktivitas sepanjang

hari. Begitu *yang* biasa disarankan para ahli kebugaran dan dokter

tentang waktu ideal untuk *berolahraga*. Apa *benar*

demikian ?

Paul Rogers, instruktur kebugaran tersohor di Australia memiliki

pemahaman berbeda. Rogers mengatakan, pada

dasarnya tidak ada waktu ideal *berolahraga* *yang* sama untuk semua

orang. Ini tergantung variabel *yang* berbeda pada

tiap orang.

Dalam artikelnya *yang* bertema Waktu Terbaik *Berolahraga* untuk

Menurunkan Berat Badan *yang* dilansir fitness.about,

olahraga sebaiknya disesuaikan dengan irama tubuh. Tak heran jika

kebanyakan orang enggan *berolahraga* dan merasa

tersiksa *berolahraga* karena memang olahraga *yang* mereka lakukan tak

sesuai dengan jam tubuh.

“Bayangkan betapa beratnya Anda harus bangun pagi atau melakukan

sesuatu karena terpaksa. *Yang* ada Anda

pasti akan cepat bosan,” kata Rogers, *yang* juga anggota

Nutrition Society (perkumpulan ahli nutrisi) di Australia,

sekaligus instruktur terakreditasi pada Heart Foundation Heartmoves.

Dalam tubuh setiap manusia terdapat hormon dan susunan kimiawi tubuh

*yang* berbeda-beda, bergantung juga oleh

aktivitas harian *yang* kita lakukan. Jam tubuh bisa membantu kita

memilih kapan waktu *yang* tepat untuk *berolahraga*

dan mengoptimalkan produktivitas tubuh. Jasil latihan akan menjadi

maksimal dan menghindarkan dari bosan atau

malas.

Sebagian besar orang bekerja dari pukul 08.00 atau 09.00 sampai pukul

16.00 atau 17.00. Dengan rutinitas itu, mereka

memasukkan jadwal *berolahraga* saat pagi hari sebelum berangkat

bekerja. Namun ada *yang* lebih nyaman *berolahraga*

di sore atau malam hari selepas jam kantor karena tidak harus diburu

waktu di pagi harinya.

Berikut ini adalah beberapa pertimbangan untuk Anda dalam mengoptimalkan

latihan dan menciptakan kenyamanan

untuk tubuh Anda sehingga olahraga *yang* Anda lakukan lebih efektif :

* Memahami jam tubuh

Pernah dengar istilah morning person? Maksudnya, orang tersebut

dikatakan manusia pagi jika merasa lebih giat dan

suka memulai aktivitas di pagi hari, jam berapapun ia tidur di malam hari.

Ada *yang* mengaku sebagai manusia pagi atau tidak. Itu saja sudah

membuktikan jika setiap orang memiliki jam tubuh

berbeda. Setiap orang memiliki naluri kapan saat *yang* nyaman untuk

melakukan suatu aktivitas setiap hari. Ini berkaitan

erat dengan pola tidur dan bangun *yang* mengontrol tubuh dan otak.

Jam tubuh atau disebut juga jam sirkadian (circadian) adalah sekumpulan

sel di otak *yang* mengeluarkan hormon dan

dorongan elektrik *yang* ada hubungannya dengan faktor genetik. Hormon

melatonin secara prinsip *yang* mengatur jam

tubuh *yang* dipengaruhi terang dan gelap.

* Saat tepat *berolahraga*

Meski setiap orang memiliki jam tubuh berbeda, tapi jam tubuh pun bisa

diatur sedemikian rupa dan bukan sesuatu *yang*

kaku. Anda bisa merencanakan *berolahraga* di pagi hari, asalkan

disiplin mengatur ulang jam tidur dan kapan Anda

harus bangun untuk memulai *berolahraga*. Ada baiknya, sekali waktu

melakukan perubahan pada jam tubuh Anda,

misalnya dalam dua minggu Anda *berolahraga* di pagi hari sebelum

bekerja, kemudian dua minggu berikutnya Anda

*berolahraga* di sore hari.

* Suhu tubuh

Ilmuwan bidang olahraga mengatakan, olahraga tidak ada kaitannya dengan

suhu tubuh. Jika bagi sebagian besar

orang mencapai puncak suhu terendah pada awal pagi, Anda bisa saja

berbeda. Selanjutnya, waktu optimal untuk

*berolahraga* tidak sekadar perlu sesuai dengan jam tubuh saja tapi

terkait juga pada jenis olahraga, usia dan kondisi

kesehatan, kondisi cuaca, dan aktivitas sehari-hari (pola makan atau

rutinitas). Jika di pagi hari dalam keadaan dingin,

lebih baik memiliki olahraga *yang* bisa membuat suhu tubuh cepat

menghangat, misalnya melompat, atau beryoga.

* Pertimbangkan usia, kondisi kesehatan, dan jenis kelamin

Kebiasaan bisa menentukan jam tubuh seseorang. Misalnya, mantan atlet

cenderung menjadi manusia pagi karena

sudah sejak lama tubuh terpola sedemikian rupa. Orang lanjut usia juga

cenderung menjadi manusia pagi, bahkan

bangun lebih pagi dibanding anak kecil.

Kondisi kelelahan dan menstruasi juga mempengaruhi jam tubuh. Kadang

kondisi itu membuat seseorang jadi sulit tidur

atau malah ingin tidur lebih lama sehingga bangun tidur menjadi lebih

siang daripada biasanya.

Di pagi hari sangat rentan terjadi serangan jantung, stroke dan gangguan

tulang belakang. Orang-orang *yang* rentan

penyakit jantung atau stroke, disarankan tidak *berolahraga* berlebihan.

Apalagi jika ditambah aktivitas harian *yang* cukup

padat atau hari-hari sebelumnya terlampau lelah dengan aktivitas *yang*

cukup menguras energi.

*Berolahraga* malam hari rentan dengan munculnya gangguan pernapasan

(sulit bernapas) sehingga orang *yang*

*berolahraga* di malam hari, disarankan untuk mengatur pernapasan dengan

baik atau memberi jeda atau tidak langsung

tidur sesudah *berolahraga*.

Intinya, sebelum *berolahraga* Anda harus tahu persis bagaimana kondisi

tubuh Anda. Jika beberapa hari sebelumnya

tubuh lelah karena aktivitas *yang* cukup padat, jangan *berolahraga*

berat beberapa hari setelahnya. Beri kesempatan

tubuh untuk memulihkan diri karena *berolahraga* adalah aktivitas *yang*

cukup menguras energi.

* Olahraga tepat di pagi hari

Pagi hari lebih cocok untuk olahraga seperti lari, jalan kaki, dan

latihan kardio dibanding angkat beban. Pastikan

melakukan pemanasan cukup sebelum ke latihan inti, untuk memberi

kesempatan tubuh beradaptasi dan mengatur

denyut nadi.

Olahraga untuk menurunkan berat badan tidak tepat dilakukan di pagi hari

karena saat itu kadar gula darah dalam

keadaan rendah meski untuk penderita diabetes kadang gula darahnya

tinggi di pagi hari. Makanlah makanan kecil dan

jangan biarkan perut kosong sama sekali setidaknya 30 menit sebelum

*berolahraga* untuk meningkatkan kadar gula

darah dan memberi tenaga untuk tubuh.

* Olahraga tepat di malam hari

Olahraga tim (basket, sepakbola, voli, dan sejenisnya) dan latihan

penurunan berat badan paling cocok dilakukan di

siang hingga malam hari tapi tidak selamanya berlaku untuk semua orang.

*Yang* paling ideal adalah sore hari karena

setelah *berolahraga* tubuh masih cukup punya waktu untuk beristirahat

sebelum tidur malam hari.

Tinggalkan Balasan